Apakah Ada Kekuatan Gaib Dalam Proses Hipnotis?
6:20 AM
Hipnotis, terutama pertunjukkan hipnotis, acapkali menunjukkan fenomena yang “luar biasa”. Bagaimana seorang Stage Hypnotist (ahli hipnotis panggung) dapat memberikan “perintah” kepada orang lain, agar dapat melakukan hal-hal yang tidak masuk akal.
Hal ini masih diperkuat dengan rumor yang beredar mengenai kejahatan hipnotis. Tentang bagaimana seorang ahli hipnotis dengan mudahnya dapat membuat orang lain “tidak sadarkan diri”, hanya dengan cara “menepuk” pundak?
Benar-benar seru! Aneh! Tidak dapat dianalisa dengan rasio normal! Pastilah ada unsur “gaib”, “magis”, minimal pasti ada kekuatan dari “kuasa kegelapan”?!
Tetapi apakah benar demikian?
****
Di dunia timur kita seringkali mengucapkan kata-kata “gaib”, “mistik”, “magis”, dsb. Tanpa kita menyadari apakah sebenarnya maksud dari kata-kata di atas ? Dan acapkali tema-tema yang terkait dengan kata-kata di atas tidak lebih dari sekedar informasi “sambung-menyambung” yang diturunkan dari generasi ke generasi, yang “lupa” kita periksa kebenarannya.
Demikian juga dengan hipnotis. Hanya dikarenakan begitu sulitnya memahami bagaimana seseorang menjadi “tertidur” setelah berhadapan dengan seorang Hypnotist yang meliak-liukkan tangannya bak Rasputin ? Maka dengan cepat kita mencari mudahnya dengan mengatakan bahwa ini pasti sesuatu yang masuk dalam wilayah magis atau irasional ?!
Pernahkah kita berpikir bagaimana mungkin telepon seluler dapat mengirimkan suara padahal tidak ada satupun kabel yang terhubung ? Dan apakah kita benar- benar memahami mekanismenya ? Mungkin tidak juga ! Tetapi apakah kita pernah berpikir bahwa telepon seluler pasti menggunakan “kuasa kegelapan” untuk mengirimkan suara melintasi ribuan kilometer jarak ? Tentu tidak ! Kita dengan cepat mengatakan : “Ah, jika itu kan benar-benar soal teknologi, walaupun detailnya saya juga benar-benar tidak tahu !”.
Mengapa kita membedakannya ? Ya, ini hanya soal informasi. Dan artikel ini akan memberikan informasi kepada anda agar anda tidak terlalu cepat menggunakan tempat sampah intelektual yang bernama “magis”, “mistik”, dsb. Dan sadari dengan jujur apakah andapun sebenarnya memahami apa yang sebenarnya yang dimaksud dengan “magis” atau “mistik” ? Jangan-jangan juga tidak ?!
****
Hipnotis adalah suatu gejala psikologi murni, alias hal yang alamiah dan biasa ! Setiap hari kita semua menghipnotis dan terhipnotis sebanyak puluhan sampai dengan ratusan kali ! Lho ?
Tentu saja kita tidak menyadarinya bahwa hipnotis yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari sangatlah alamiah, tetapi acapkali jauh lebih dahsyat ! Bagaimana seorang salesman dapat “merayu” calon pembelinya, bagaimana pula dengan seorang manager yang dapat memotivasi bawahannya untuk bekerja keras, bagaimana seorang ibu dapat membujuk anaknya untuk belajar, bagaimana seorang politisi dapat menghimpun puluan ribu suara dari para pendukungnya. Semuanya adalah fenomena hipnotisme !
Secara sederhana, jika anda dapat “menyuruh” seseorang untuk melakukan sesuatu, atau anda dapat membuat seseorang “berpikir” sesuatu, maka sebenarnya anda telah melakukan apa yang disebut sebagai hipnotis. Lho ? Kok bisa ?
Secara umum, hipnotis adalah suatu seni penyampaian “pesan” agar dapat diterima oleh orang lain, dan berlanjut menjadi tindakan sesuai dengan yang dimaksudkan oleh pesan tersebut.
Seorang salesman tentu ingin calon pembelinya membeli produk yang ditawarkan. Untuk itu ia akan menggunakan kekuatan empati, tutur kata yang baik, penjelasan keunggulan produk, penjelasan performa harga, dan ribuan jurus lainnya, agar sang calon pembeli mempertimbangkan, dan tentu akhirnya memutuskan untuk membeli produk tersebut ! Apakah kata-kata dari salesman tersebut sepenuhnya benar ? Mungkin tidak juga ! Kecap selalu nomor satu ! Tetapi yang jelas calon pembeli tersebut pasti merasa nyaman dan akhirnya “tergerak” untuk membeli !
Pada kasus lain, jika kita hendak berhutang uang kepada orang lain, maka mungkin kita akan berusaha untuk meyakinkan bahwa kita benar-benar membutuhkan uang tersebut, bahkan ini soal “hidup” dan “mati”, dan orang tersebut adalah satu-satunya di dunia ini yang dapat menolong kita ! Mungkin kita perlu tambahkan sedikit “acting” agar menimbulkan simpati ?!
****
Jika di masa silam hipnotis diselimuti kabut magis karena identik dengan tangan yang melambai-lambai, mata yang menyorot tajam, mantra yang diucapkan dengan nada renda, pendulum yang berayun-ayun, maka pada saat ini berdasarkan pengetahuan hipnotis moderen, semua itu hanya dipandang sebagai bagian dari teknik komunikasi, karena pada dasarnya manusia adalah mahluk yang gemar berkomunikasi dengan lambang-lambang !
*-*-*-*
Sumber : Ebook "Hypnosis For Dummies" dari Yan Nurindra
0 comments